Blog akan dialihkan

Pengumuman! Untuk semua pengunjung blog yang biasanya singgah di catatan si nabils_29 akan dipindah. Untuk info selanjutnya mohon sabar menunggu.

Minggu…(24 April 2011)

pada minggu yang cerah

Puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa..karena aku telah diberikan nikmat..bisa santai-santai..dan bisa ngisi nie blog..

Aku tau..
Betapa, hari Senin sampai Jumat (kadang Sabtu pun) kita dibebani kegiatan yang buat kita lelah..
Pada hari Senin, kita harus mengawali pekerjaan kita. Sekolah atau kerja. Kebanyakan dari kita berangkat jam 7 pagi, pulang jam 2 sampai 4 sore. Kadang** ada yang sampai larut malam. Betapa, waktu pulang kita lelah dan mungkin lelap..
Belum lagi pekerjaan rumah aka PR yang menunggu kita. PR dari sekolah atau tempat kerja yang banyak banget, mesti kita buat, biar enggak dimarahi guru atau atasan. Belum lagi pekerjaan rumah yang diberikan dari rumah (misalnya menyapu, mengepel, dsb, kamu tau lah!), semua itu kita lakukan! (yah meski pun pada hari libur kita melakukan pun)!!
Pada hari sabtu dan minggu…
Semua lelah terlepas..
Tapi, jangan lupa PR nya dikerjakan iya..
Biar pada hari kerja enggak numpuk..

Patut kita bersyukur karena sudah diberi nikmat liburan….

Regards,
@nabils29

Anak Kota ke Desa/Terima Kasih Desa (Poetry Edition a.k.a Part I)

Di kota
Semua serba ada
Ke mana-mana mudah
Semua tampak di mata….

Kaos mahal khas jagoanmu
Tampak di depan matamu
Jika ada uang boleh kau beli
Dan akhirnya kau memiliki

Jika ingin mengisi perutmu yang keroncongan
Engkau hanya jalani sedikit pelancongan
Tak payah cari dan sembelih hewan
Tinggal pesan dan siap makan

Jika ingin berangkat atau pulang dari mana – eh di mana,
Angkutan kota siap mengantar, berseliweran di jalan-jalan,
Angkutan pribadi juga siap menanti, supir pribadi pun,
Tak payah berjalan kaki hingga lelah dan lemas

Jika supir telat mengantar atau menjemputmu, hati ini rasanya dongkol sekali,
Pita suara yang ada di pangkal tenggorokan ini mulai bergetar, dan ingin berteriak dan suarakan apa yang ada di hati,
Kaki ini rasanya ingin istirahat sejenak, ingin duduk, tunggu supir yang lama ini,
Mata ini rasanya bosan lihat sekeliling yang mulai sepi dan sunyi,

Atau jika kamu menunggang angkutan umum
Jika angkutan umum tak kunjung terlihat batang hidung,
Kaki ini ingin mengertak trotoar yang di bawahku,
Dan mulut ini tak segan-segan teriakkan kata-kata kekesalan

Namun tiba-tiba,
Sebuah rencana yang tak dikau kehendaki
Di secarik kertas yang berisi (Anda ke desa!)
Otak ini bayangkan, rasanya di desa, hati ini ingin tolak tapi tak bisa,

Dan pada esok hari yang pagi,
Rencana yang tak dikehendaki dimulai,
Sepanjang jalan kau hanya melihat ‘indahnya’ sawah dan ladang,
Yang buat matamu lelah

Dan parahnya lagi, hanya diantarkan hingga ke depan desa,
Tas yang berat ini kau jinjing seorang diri,
Lewati jalan setapak sempit sekali,
Lihat pandang sana-sini hanya nampak rerumputan yang usik hati,

Lepas itu tak pula engkau boleh bersantai,
Naik perahu yang lamban ini,
Sepanjang jalan hanya tertampak tanaman yang hijau sekali,
Rasa awak ingin istirahat sejenak saja

Betapa di desa, untuk mandi, tak semua tersedia seperti di kota
Tanpa shower yang melangit di atasmu
Ingin air yang hangat harus masak dulu
Bukan tinggal tekan tombol ini itu

Bermain pun, tiada canggih pun (kalau pun ada jarang)
Sebatang kapur dan batu menjadi bekalmu
Lukis lapangan pun butuh waktu
Kau pun harus genggam batu (olala!)

Apa yang ada di sekitar
Mesti dimanfaatkan benar-benar
Di mana ada secelah kesempatan
Peluang untung pun menunggu

Oh betapa, kau dan aku mendapat pelajaran
Hidup ini tak selamanya mudah
Dan harta tak selamanya
Bisa buat diri kita bahagia

Ternyata kita sadari
Betapa kerasnya hidup ini
Dan ‘ku belajar dari sini
Agar ‘ku bisa mengerti…

TAMAT!!

Syair ini saya buat setelah melihat suatu acara di layar kaca, kamu mungkin akan tahu apa acara itu..
Semoga kita bisa mengerti hidup ini, bahwa hidup adalah perjuangan alias life is hassle!

We like original..

(karangan saya)
Seorang guru melihat murid-muridnya memaparkan materi mereka lewat power point yang mereka buat. Suatu ketika, ada satu kelompok yang memaparkan, sebut saja namanya kelompok A. Apa yang dibuat oleh kelompok A itu sangat berbobot. Soal-soal dan pembahasan yang diberikan tidak seringan kelompok lain. Namun, tiba-tiba saja, ada seorang anak yang kurang paham dengan presentasi kelompok A. Anak itu bertanya, “Saya bingung dengan presentasi kelompok A mengenai asas Black. Saya bingung dengan persamaannya. Tapi, saya ingin bukan pak guru yang menjawab, yang menjawab adalah salah satu dari kelompok A!”, katanya dengan tegas.
Tapi, tak ada satu pun salah satu dari kelompok A yang menjawab. Mereka diam kebingungan. Satu anak bertanya lagi, “Tapi, kenapa kelompok ini bisa menampilkan soal dan pembahasan, serta dengan cara yang lengkap?”
Dengan kecewa, ketua dari kelompok A, sebut saja namanya J, berkata, “Kami menjiplak soal dan jawaban dari buku!”, kata J dengan kecewa. “Kalau belum mengerti betul materi yang akan kalian paparkan, sebaiknya tanya pada pak guru dahulu”, kata pak guru dengan bijak.

Itu hanya satu cerita kecil karangan saya. Cerita itu mengisahkan kelompok A yang bisa ‘memaparkan’ tapi tidak tahu isinya, saat ditanya oleh kelompok lain mereka tidak bisa menjawab. Ternyata, setelah sang ketua mengaku dengan kecewa, ternyata sang ketua bersama anggotanya telah melakukan teknik salin-tempel alias copy-paste. Namanya juga salin-tempel, tinggal salin dari sumber tanpa melakukan pengembangan dari karya tadi, tempel, jadilah sebuah karya seolah asli.

Saya tahu, kalau manusia itu bukan makhluk yang sempurna, jadi tidak mungkin semua itu 100% karya asli diri sendiri. Tapi, untuk mengurangi salin tempel tersebut, sebaiknya jangan 100% seperti sumber!

Setiap orang pasti ingin karyanya jadi yang terbaik. But, lebih baik lagi jika karya itu hasil buatan atau pengembangan sendiri atau bersama, bukan menjiplak!

Berikut ini agar kita bisa mengurangi penjiplak (an):
1. Usahakan kita membuat karya sendiri atau bersama, meski karya kita itu sangat jelek
2. Yakin-lah bahwa karya jelek tapi buatan sendiri atau bersama lebih baik daripada menjiplak
3. Kembangkan materi dari referensi daripada menjiplak
4. Biasakan jujur sewaktu ulangan/tes diri sendiri daripada menyontek
5. Banyak membaca dan berlatih daripada menjiplak

Apa seh kerugian menjiplak? :(

Kerugian menjiplak adalah seperti yang diceritakan di atas. Kita membohongi diri sendiri, golongan, atau bersama. Maaf ya kalau kamu bosan. Kelompok A memaparkan presentasi itu dengan bagus, namun saat ditanya oleh anggota kelompok lain, mereka tidak bisa menjawab. Mengapa mereka membohongi diri sendiri/kelompok, padahal mereka masih belum bisa..dan pak guru menyuruh mereka berkonsultasi tentang asas Black, seperti cerita di atas.

Dan kerugian menyontek alias saudaranya menjiplak, sama seperti kerugian menjiplak. Hanya saja menyontek lebih pada perorangan, dan menyontek biasanya dilakukan saat ada tantangan (khususnya tantangan perorangan.

(karangan saya: cerita tentang menyontek)

Lonceng berdentang kencang di suatu sekolah, pertanda jam pelajaran pertama akan dimulai. Semua kelas tampak terlihat tenang, kecuali suatu kelas yang terletak di tengah-tengah dari semua bangunan sekolah. Kelas itu, sebut saja namanya 8 Cicak.
Murid-murid kelas 8 Cicak terlihat gemetar dan cenat-cenut (emang nya SM*SH?). Mereka teringat akan ulangan biologi yang akan diuji kan hari itu, sebut saja hari Senin. Sebetulnya, gurunya baik. Hanya saja materi yang susah-susah.
Namun, ternyata guru biologi yang sudah menjadi peri bagi mereka tidak kunjung datang. Kabar datang, guru mereka ternyata sakit, dan digantikan guru matematika mereka yang galak lagi menyeramkan.
“Anak-anak, pesan dari bu guru mapel biologi, kalian ulangan tentang ginjal!”, tegas Pak Guru.
“Baik Pak”, kata mereka dengan lemas.
“Oke, saya akan memberi ulangan biologi dari bu guru kalian. Saya beri waktu kalian lima menit untuk mempersiapkan ulangan ini”, kata Pak Guru.
Waktu yang hanya tinggal lima menit itu, hanya sedikit diantara mereka yang menggunakan waktunya untuk mempersiapkan ulangan. Kebanyakan dari mereka menulis kerepekan/sontekan berupa rangkuman untuk yang memiliki keahlian menulis cepat. Yang tidak ahli menulis cepat hanya tinggal menunggu sontekan dari teman.
Habislah sudah waktu lima menit itu. Ulangan harian biologi akan segera dimulai.
Pak Guru mulai melirik mereka yang sedang mengerjakan UH. Seketika, keheningan terpecah sedikit. “Hai, Safi, contohi aku!”, seru Zack.
Safi tidak menggubris sedikit pun. Ia hanya konsentrasi pada UH tadi.
Mereka yang membawa ‘senjata’ kerepekan pun sudah siap. Salah satu dari mereka, sebut saja namanya Oezi. Ia sudah siap dengan ‘senjata’ nya yang terbuat dari kertas yang ditulisi rangkuman-rangkuman tentang ginjal. Zack melihat Oezi mengerjakan soal dengan sangat cepat seperti peri turun ke bumi lalu menghilang. “Gila..Oezi mengerjakan soal sesulit ini cepat banget..”, kata Zack.
“Hai, Oezi, cepet banget kamu ngerjainnya!”
“Ini loh senjata ku!”, kata Oezi dengan sombong.
“Alah! sini aku lihat!”
“Oke bos!”
Zack dan Oezi saling bekerja sama dalam mengerjakan soal itu. Tanpa diduga, ada satu ‘peluru’ yang lupa mereka masukkan ke dalam ‘senjata’ mereka, sementara ‘musuh’ mereka menggunakan peluru itu, berikut bunyi pertanyaannya, “Di tubulus kontruktus proksima, urine akan menjadi urine..” :(
“Susah banget!”, kata Oezi.
Sedangkan, ‘tetangga’ mereka di sebelah depan, Safi telah tertidur pulas. Dengan nekat, mereka mengambil lembar jawaban si murid teladan, Safi.
Mereka ‘beruntung’ (alias merugi) karena mencuri jawaban Safi. Tetangga mereka sebelah kanan, Andy, meminta sontekan juga. Begitu pula tetangga Andy, Raff. Raff juga meminta sontekan pada Andy. Tak lama setelah Zack mencuri jawaban Safee, langsung dikembalikan. Namun, lain halnya dengan Raff, ia ketahuan guru.
“Raff, kamu menyontek ya?”
“Ampun!”
Setelah ujian, Raff disuruh duduk sebentar dan ditanya, “Kamu sadar tidak perbuatanmu adalah perbuatan tidak baik?”, tanya Pak Guru. Raff menjawab, “Iya”.
Cerita tersebut menceritakan sekumpulan anak kelas 8 Cicak, seperti yang disebutkan di atas, mereka belum siap untuk untuk ulangan. Mereka pun mengambil jalan alternatif yaitu menyontek teman. Bahkan, seperti diceritakan, Zack nekat mengambil kertas jawaban Safi (jangan ditiru), tapi, salah satu dari ‘pasien’ mereka, Raff tertangkap basah oleh Pak Guru. Sedangkan Zack dan Oezi menikmati hasil curian itu dengan lahap nya. Memang, mereka – Zack dan Oezi – atau yang lain pun – bisa menikmati sontekan dengan lahap. Tapi, bila besar nanti, seorang yang hobi menyontek akan merasakan akibatnya. Jangan jauh-jauh, simak cerita pada awal artikel. Seorang yang hobi menyontek, nanti akan ditanyakan mengenai yang ia dapatkan – namun ia tidak bisa menjawabnya. Ia terlanjur membohongi diri sendiri di hadapan orang lain – dan semua itu sungguh tragis!
Mengapa aku membohongi diriku sendiri?..Mengapa aku berbuat curang di masa lalu?, semua pertanyaan itu menghantui seorang yang hobi menyontek.
Sebab itu, lebih baik bertanya daripada menyontek!

Perbedaan menyontek dan menjiplak versi saya bisa dilihat di bawah ini:
Perbedaan menyontek dan menjiplak versi nabils29

Kalau mau lihat secara online, klik ini:

Ngomong-ngomong, sudah jelas belum?

Tapi, keduanya sama-sama perbuatan yang kurang baik dan enggak pantas ditiru!

Sekian dari saya, nabils29. Semoga artikel ini bisa menurunkan angka menyontek atau menjiplak walau hanya kecil saja.

Robots Child..(Child Not Robot)

robots child vs true child

true nabils

Dulu, tugas belum terlalu menumpuk kayak jaman sekarang. Paling-paling yang dikenai tugas bertumpuk cuma orang gede aja.
Sekarang, bayangin..bertumpuk-tumpuk kertas ada di samping kita, setia menunggu untuk kamu coreti, dan segera dikumpulkan besok.
Belum les or ekskul yang setia menunggumu, les ini, les itu, ekskul ini, ekskul itu, dan sampai rumah capek..tinggal tidur!

Kenapa kita mesti ikut les ini les itu? Les mat, musik, basket dan lainnnya..tujuannya cuma satu:
BECOME CAN DO ALL MAN atau basa gampange MENJADI ORANG SERBA BISA!

Tiada waktu untuk kita untuk berangan-angan, dan akhirnya menciptakan sesuatu. Mana ada waktu? Wong sampai rumah aja udah capek, terbuai dalam mimpi dah. Kreativitas pun berkurang!
Tidak ada orang serba bisa, meski sudah les ini itu. Setiap orang pasti punya keahlian berbeda-beda. Ingat film Garuda Di Dadaku? Sang kakek mengikutkan cucunya les ini itu, namun ia tetap menonjol di bidang sepak bola.

We’re not robots, we’re a boy or girls, have a feel, not like robot, intelligence only but don’t have feel aka emotional.

Anak bukan robot yang serba bisa dan tidak punya perasaan. Ia masih butuh bermain dan belajar. Jangan dikira bermain tidak bisa menghasilkan sesuatu lo! Justru dengan bermain, kreativitas terasah! But, don’t forget to study.

Let your child enjoy her/his childhood..
Don’t force your child..
They’re not robots..

Sekian,
nabils29.

Karena Sebelum Waktunya..

sok pembalap padahal aslinya nggak bisa..

pembalap dalam mimpi

Lihat gambar di atas..
Pembalap dalam mimpi..

Naik sepeda motor ? Mungkin hal yang gak asing lagi dalam hidup kita. Dimana-mana, motor. Motor dimana-mana. Naik motor uah biasa dalam hidup kita. Ke rumah tetangga, motor. Keluar gang, motor. Kerja, motor. Rekreasi, motor. Keliling kota, motor. Sepeda rasanya udah gak ngetren lagi.

Dulu, yang bisa naik sepeda motor cuma orang gede aja. Tapi sekarang, remaja, anak-anakpun bisa naik sepeda motor. Jenis motor yang tambah gampang aja untuk ditunggangi (emang kuda?) memudahkan anak-anak dan remaja buat belajar sepeda motor. Bahkan, ada remaja yang sudah bisa naik sepeda motor di jalan gede.

Padahal, SIM baru diberikan sewaktu usia 17 tahun. Lantas, bagaimana kalo ketangkep Pak Polisi?
Sebetulnya aku sendiri juga minder, mengapa aku belum bisa naik sepeda motor, mungkin karena belum waktunya kali.

Jiwa masih labil, belum punya SIM. Gimana bisa naik motor di jalan gede? Misalnya aja, kena tilang polisi dan butuh biaya yang gak sedikit. Ortu dipanggil. Suruh pulang sendiri, entah naik apa, iya kalo ada angkot. Kalo ga’ ada? Terpaksa jalan kaki. Belum bayar dendanya. Kalo polisi baik seh, mujur. But, if no?
Atau kayak gini (semoga jangan terjadi), misalnya ada kendaraan, gatau harus minggir kemana. Karena masih labil, akhirnya pun salah langkah, dan (maaf) jatuh. Iya kalau cuma lecet-lecet aja, tapi kalau sampai patah? Butuh biaya dan waktu yang nggak sedikit. Demi kesenangan sekejap, harus rela sakit dalam waktu lama..
Hanya karena kesenangan sehari, harus rela menderita berhari-hari. Harus rela ga’ masuk lama banget, dan ketika masuk masih dalam keadaan yang belum fit.

Not need early to ride the motorcycle. Tidak perlu terlalu awal untuk mengendarai sepeda motor. Kalau udah cukup umur, dapat SIM, baru aman untuk mengendarai motor di jalan raya.

Gak usah terlalu terburu-buru, bung. Daripada senang sehari menderita berhari-hari seperti yang saya ceritakan tadi (semoga jangan terjadi) lebih baik nunggu waktunya aja, santai aja bung.

Never ride motorcycle too early. Wait until arrive time. If police catch you, you certain to the law. You did the law violation. Because this, if you don’t have driving license, don’t try ride motorcycle in the big street.
Again, your soul changing. You can’t put the decision in the big street. If ever the truck or other big vehicles, you don’t know you must avoid where. And then (oh, never until happen!) accident. If you just simple hurt, no problem. But, if you experience the specific hurt (oh, never until happen!) example the fracture, you lost the school or works days, and your mobility decrease, need the long time to restore (never until happen!)

Artinya:
Jangan mengendarai sepeda motor terlalu dini. Tunggu hingga waktunya tiba. Jika pak polisi menangkapmu, kamu pasti dibawa ke pengadilan. Kamu melakukan pelanggaran hukum. Karena itu, jika kamu nggak punya SIM, jangan coba-coba mengendarai sepeda motor di jalan besar.
Sekali lagi, jiwamu masih labil. Kamu belum bisa menempatkan keputusan di jalan besar. Jika ada truk atau kendaraan besar lainnya, kamu nggak tau kau harus menghindar dimana. Setelah itu (oh, jangan sampai terjadi!) kecelakaan. Jika kamu hanya mengalami luka ringan, tak masalah. Namun, jika kamu mengalami luka tertentu (jangan sampai terjadi!) misalnya fraktur, kamu kehilangan hari kerja atau sekolah, dan mengurangi mobilitasmu (oh, jangan sampai terjadi!), butuh waktu lama untuk mengembalikan (oh, jangan sampai terjadi!)

Bagi yang udah bisa naik sepeda motor dengan baik bin benar, kalau belum punya SIM (kalau bisa) tidak naik motor di jalan raya. Kalau yang belum bisa, jangan minder pada yang sudah bisa. Tapi juga jangan lupa belajar naik sepeda motor bagi yang sudah mendekati umur 17. Kalau yang masih belum mendekati, santai aja besok kan ada waktunya.

Sekian,
nabils29.

Mencontek..

usahakan jgn nyntXX

djangan njoentheXXX


Mencontek? paling ini kata bukan hal yang asing bagi kita-kita, khususnya yang jadi pelajar. Entah itu ngerepek, pinjem LJ temen, tetek bengek lah. Harapan, biar dapat nilai bagus dan gak malu-maluin. But?
Apa sih mencontek itu?
Mencontek (menurut saya) adalah meniru hasil pekerjaan orang lain dengan sengaja yang bertujuan menguntungkan diri sendiri. Ga’ usah susah-susah berjam-jam di depan layar monitor bagi yang ngerjain tes/tugas pakai kompie, atau ga’ usah nulis-nulis cerpen (b. Indo), ga’ usah susah-susah ngitung, lukis sudut, gambar diagram ini itu (mat), ga’ usah ngapalin hukum (PKn), ga’ usah ngapalin raja ini itu (sejarah), dan masih banyak lagi pelajaran yang rawan kena KASUS pencontekan.

Memang seh, tinggal tunggu sohib yang bisa atau udah ngerjain tugas yang dimaksud, tinggal pinjem, kopas, jadi dah. Ga’ usah takut kena setrap guru. But, apa kalian dengan mencontek bisa menjadi ‘jagoan’?, jawabnya satu, TIDAK!..

Mencontek udah kentel dalam kehidupan sehari-hari khususnya bagi pelajar. Nilai bagus, naik kelas atau lulus, dah!..

Tapi..
Kasian temen-temen kita yang nilainya kalah dengan yang jujur aka TIDAK NYONTEK.

Tapi, kasian juga liat temen-temen kita yang nilainya kurang…
I’M CONFUSED……SAYA BINGUNG..

Memang sih, (NEVER) takkan ada orang yang tak pernah nyontek selama hidupnya. Kita belajar dari meniru. Pertama-tama, kita meniru dulu. Setelah itu, kita memodifikasi. Barulah kita bisa menghasilkan karya sendiri.
PERHATIKAN!..ini yang salah. Seorang malu bertanya hanya gara-gara takut dicap teman-temannya sebagai orang yang bodoh. Padahal tidak!..Sama sekali tidak!..
Saat seorang dalam proses meniru, ia tidak mau belajar meniru, dan saat seorang itu disuruh membuat karya sendiri..ia meniru aka nyontek..
Apakah dengan bertanya kita dicap sebagai orang yang bodoh??..
ONE ANSWER..NO!! aka SATU JAWABAN..TIDAK!
Justru dengan bertanya kita bisa lebih tahu..tidak sesat di jalan..

Gunakan waktu sebaik-baiknya saat belajar meniru..agar waktu disuruh membuat sendiri (tes) jarang meniru (nyontek)..

Nyontek, kalau masih satu-dua-tiga-empat-lima-dst jawaban tugas atau tes sih gapapa. Tapi, kalau banyak?…:(

Oya, ada TIPS tambahan agar jarang nyontek saat tes/ tugas:
-Kalau nggak bisa sebaiknya tanya pada yang tau, kecuali saat tes.
-Tanamkan pada diri kita bahwa dapat nilai biasa tapi hasil jerih payah sendiri lebih baik daripada nyontek
-Saat ada kesempatan bertanya, jangan segan-segan bertanya jika ada yang tidak bisa (jangan takut dicap bodoh!!)
- Perbanyaklah membaca materi dari pelajaran yang akan dibuat tes
-Biasakan kerjakan pe’er pada waktu senggang (kalau ga’ capek). Jangan ndadak-ndadak mau dikumpulin baru dikerjain (hehehe..ini emang susah… :( )
-Usahakan semuanya dikerjakan, kecuali ada yang nggak bisa, TANYA YANG TAU jika ga’ bisa.
-Tapi inget, ga’ akan ada manusia yang gak pernah nyontek. Jadi, kalau ada temen kalian nyontek dikit-dikit kasih jawabannya lah..
-Perbanyaklah latihan, terutama saat menjelang tes
-Buatlah rangkuman sesuai cara belajarmu
-Fahami soal
-Dan..masih banyak lagi lah.. B|

Sekian dari saya..
Nyontek dan nyonteki?..BOLEH..tapi jangan keterlaluan..
Oke!
*from nabils29

All About INTERNET..

asikna internetan
Internet? Siapa yang gak kenal?
Dulu, internet hanya dikenal oleh orang-orang tertentu saja. Namun sekarang, bapak, ibu, kakek, nenek, bahkan anak-anak sekalipun kenal yang nama’e INTERNET.
Dulu, internet cuma buat ngirim e-mail sama ngases data** penting aja. Tapi, sekarang internet dibuat pesbukan, twiteran, dan tetek bengek ah!. Pesbuk, twiter, dan semua jejaring sosial lainnya udah ngubah gaya hidup kita. Dulu, internet cuma bisa diakses di PC aja, dan..gak praktis banget!. Masa buat ngirim e-mail aja butuh alat segede itu..bayangin jika mau dibawa ke mana-mana, gak ada yang mau dah!
Tapi, sekarang telah berubah. Jangankan kirim e-mai, pesbukan, twiteran, dan semuanya yang dulu cuma bisa dilakukan di PC yang segede itu, sekarang bisa dilakukan di lappie, netbook, iPad, iPhone, PDA, smartphone, bahkan hape yang dulu cuma bisa buat nelpon dan esemes aja sekarang bisa dibuat internetan. Dan lagi-lagi, hape yang bisa buat internetan dulu harganya selangit!..sekarang? hape 500 ribu kebawah aja bisa dibuat pesbukan dengan leluasa.
Namun, internet bak pisau bermata dua. Kadang** nemu yang baek, kadang** nemu yang jelek. Gak semua konten di INTERNET itu baek. Apalagi, makin gampang aja ngakses internet!..
Dan, sebab itulah, kalian mesti hati-hati di sana.
Gimana caranya?
-Bagi para netter khususnya yang punya adik kecil or anak kecil, pasangin internet filter. Memang seh, ga bisa seratus persen membasmi konten gak baik di internet. But, lumayan juga seh buat jaga**. Unduh disini:

-Jangan kegoda dengan iklan-iklan. Kadang**, ada yang berisi gini:”Bayar 100 ribu, dapat 10 juta!”. Mana ada di dunia nyata kayak gitu? NGIPI!..yang ada malah bikin spyware masuk kompie aja!
-Tempatin kompie/lappie di ruang keluarga biar bisa ngawasin
-Jika ingin donlot program, donlot dari ofisial sit’e aja. Soal’e kalau donlot dari situs unofisial, wah bisa-bisa virus lagi dah. Bak kalian beli tiket bus dari penyedia ofisial, lebih baik beli di sana daripada beli di calo aka unofisial
-Gunakan softwer asli kalau bisa
-JANGAN beberkan info pribadimu
-Jangan membuat/unggah konten tidak baek di internet
-Usahakan tidak membuka konten tidak baik di internet
-Bukalah site-site yang membawa manfaat
-Pasangi antivirus sebelum ber-internet
Dan masih banyak lagi kok.
Sekian!

Rating Game….

Rating game yang biasa digunakan

Main game? sesuatu yang asik seh bagi kita. Melepas penat, membuat diri kita kembali fresh. Dan lagi-lagi, apapun yang dulu hanya bisa dilakukan di dunia nyata, dengan alat-alat yang serba sederhana, makan waktu dan biaya, (hehehe) kadang juga makan tenaga dan pikiran, kini semua itu bisa dilakukan di game.Ambil saja contoh, main catur. Dulu, jika ingin main catur harus beli papan catur yang harganya mencapai ribuan rupiah, dan itu saja ukuran standar. Dan lagi-lagi, kita harus (ribet) menatanya, :( .
Tapi, di dalam game semua itu tidak berlaku lagi. Tinggal klak-klik mouse ‘dah. Kalau OS kalian WinVista/7 coba buka game Chess Titans. Udah ditata, tinggal bekal strategi dan mouse/touchpad, kita bisa main catur.
Tapi, tak semua konten dalam game itu baik. Kadang-kadang ada yang berisi hal-hal yang tak pantas, misalnya kekerasan, pornografi, dan semua yang tidak baik.
Jangan khawatir…
Sekarang, ada lembaga untuk rating game yaitu Entertainment Software Rating Board (ESRB). Lembaga ini didirikan semenjak tahun 1994. Sebelumnya bernama Interactive Digital Software Association (IDSA).
Ada tujuh rating yang ada di ESRB (liat gambar diatas). Saya jelaskan:
-Early Childhood. Game ini boleh dimainkan anak usia 3 tahun keatas. Biasanya isinya permainan edukatif bagi anak-anak. Gak ada hal-hal yang gak baik. Tapi namanya juga Early Childhood, biasanya seh anak-anak cilik yang maen.
-Everyone. Wong artinya aja Semua Orang, pasti pas buat anak, remaja, dewasa, bahkan kakek nenek sekalipun (bisa main game??). Game ini boleh dimainkan anak-anak usia 6 tahun keatas. Biasanya ada sedikit kekerasan, namun tidak parah.
-Everyone 10+, artinya Semua Orang 10+, boleh dimainkan anak usia 10 tahun keatas. Biasanya sudah berisi kekerasan yang kecil, sedikit adegan berdarah, dan kekerasan fantasi.
-Teen artinya remaja. 13 tahun keatas kok. Biasanya udah ada sedikit tema sugestif, bahasa kasar, kekerasan sedang, dan adegan berdarah.
-Mature 17+, sesuai artinya adalah mateng (telor kali?). Game ini biasanya isinya mengenai kekerasan yang berat, adegan berdarah banyak, bahasa yang sangat kasar, dan sudah banyak konten yang gak baik. Kalau ingin beli ‘ni game mesti didampingi ortu.
-Adults Only 18+, sesuai artinya adalah dewasa aja. Berisi konten-konten yang sangat nggak baik. Kadang-kadang, beberapa platform game gak ngijinin ada game berating 18+ ini. Biar diijinin, biasanya beberapa pengembang game melunakkan gamenya biar paling gak dirating 17+ biar bisa masuk ke ntu platform.
Sebetulnya, sistem peratingan game ga’ cuman ESRB aja seh. Masih banyak. Cuman yang terkenal ya ESRB. Pengen tau?..buka ini:
Halaman yang saya tunjukin tadi bahasa inggris. Kesulitan mbaca?Pakai Google Translit aja!.
Peratingan game ini tujuannya baik. Biar kita bisa milih game sesuai umur kita, biar gak kejebak ke hal-hal yang gak baik. Bayangin aja, andai seorang berusia remaja maen game buat orang dewasa. Remaja itu masih labil, mudah kepengaruh. Sekali-dua kali aja, gak bakal kepengaruh. Tapi, kalau maen berkali-kali kepengaruh juga. Dan ia pun meniru apa yang ada di ntuh game, misalnya nyuri. (Oh, jangan sampai!). Nyuri itu dosa dan melanggar hukum. Gak ada agama dan negara manapun yang mbolehin nyuri.
Awalnya seh, saya juga gak tau apa seh rating game. Soalnya belum tau. Tapi, setelah saya tau saya jadi sadar, ternyata tidak semua game pantes dimainin untuk anak-anak. Dan gak selamanya game itu buat anak-anak. Bijaklah memilih game yang sesuai umur kalian.
Oh Rating Game..
Dirimu sesuatu yang (agak) diremehin orang tapi dirimu sangat berjasa bagi kami..
Dirimu nunjukkin kami agar gak main game yang berisi konten yang gak baik..
Makasih.. :)
Sebab itu, liat rating game di game yang akan kalian beli. (Usahakan) ratingnya sesuai dengan umur kalian.
Oke!
Semoga membantu.
Sekian!
~Bijaklah dalam memilih game~

Internet oh Internet..(Dampak Positif dan Negatif Internet)

Internet?

Hal yang tak asing lagi bagi kita–dengan internet, kita bisa mengakses berita, musik, jejaring sosial dan tetek bengek lah–namanya juga internet.Dengan internet, semua yang serba jauh nampak ‘dekat’. Kecanggihan teknologi membuat kita tidak lagi susah-susah menulis–menulis pun digantikan dengan mengetik,itu hanya satu dari banyak contoh tentang kemudahan internet.

Internet–dibalik semua kemudahan yang membuat kita terlena, juga ada konten-konten yang tak patut kita lihat.

Apa saja dampak positif & negatif internet?

  1. Dampak Positif
  • Bisa mengakses info dari seluruh dunia
  • Semua yang dulu serba jauh menjadi serba dekat
  • Mendapatkan ilmu pengetahuan–jadi untuk mendapat pengetahuan tidak susah-susah beli buku,  seperti jaman dahulu
  • Jual beli secara online sehingga menghemat waktu
  • Dan masih banyak lagi
  1. Dampak negatif
  • Teraksesnya konten yang tak patut kita lihat baik sengaja/tidak
  • Tindak kriminal di internet
  • Diskriminasi secara online
  • Menghabiskan waktu
  • Dan masih banyak lagi

Mencegah dampak negatif internet

  1. Gunakan software parental, misalnya K9 Web Protection
  2. Jangan sembarangan meng-klik link
  3. Selalu download dari situs resmi
  4. Install-lah antivirus
  5. Berhati-hati membeli secara online
  6. Dan masih banyak lagi

Jika ada yang kurang lengkap, silahkan diperbaiki.

Sekian!

Halaman Berikutnya »



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.